Saat ini kebanyakan orang pasti telah mewaspadai risiko kesehatan
obesitas dan kelebihan berat badan. Namun tak banyak yang mengetahui
bahwa kelebihan lemak di perut juga memiliki risiko kesehatan
tersendiri. Bahkan jika seseorang memiliki berat badan ideal, namun
kelebihan lemak di bagian perutnya, bisa menyebabkan beberapa masalah
kesehatan.
Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa
terjadi jika seseorang memiliki perut yang terlalu buncit, seperti
dilansir oleh Daily Health Post.
1. Penurunan fungsi paru-paru
Tahun, tim peneliti dari Finlandia menemukan bahwa perut yang terlalu
besar berkaitan dengan penurunan volume dan fungsi paru-paru.
Dibandingkan dengan pria yang tak berperut buncit, pria yang memiliki
kelebihan lemak di perut diketahui memiliki nilai buruk saat tes
pernapasan. Jika ini dibiarkan, penurunan fungsi paru-paru bisa
menyebabkan sempitnya jalan napas dan menimbulkan penyakit paru kronis
atau asma.
2. Kerusakan pembuluh arteri
Sebuah penelitian
di tahun 2012 menemukan adanya kaitan antara kelebihan di bagian perut
dengan kekakuan arteri. Peneliti mengamati dua orang dengan obesitas
bagian perut dan obesitas secara umum. Mereka menemukan bahwa setiap
peningkatan 0,1 rasio lemak di pinggang meningkatkan risiko kerusakan
arteri. Jika dibiarkan ini bisa menyebabkan berbagai penyakit jantung
dan stroke.
3. Merusak sistem metabolisme
Penumpukan lemak
di perut akan membuat tubuh memproduksi hormon yang menghambat sistem
metabolisme. Hal ini bisa mengubah reseptor insulin dalam tubuh,
sehingga tubuh mulai kesulitan mengatur tingkat gula darah. Tentu saja
hal ini pada akhirnya akan menyebabkan diabetes pada seseorang.
4. Penyakit demensia dan Alzheimer
Penelitian tahun 2010 menemukan bahwa jumlah lemak di perut berkaitan
dengan penurunan volume otak. Penurunan volume otak pada akhirnya akan
menyebabkan penyakit otak seperti demensia atau Alzheimer.
5. Kolesterol tinggi
Lemak bagian perut bisa berubah menjadi asam lemak pada tubuh yang bisa
menyebabkan munculnya LDL atau kolesterol buruk dan triglycerides. Asam
lemak bebas juga menyebabkan menurunnya tingkat kolesterol baik dalam
tubuh. bersamaan dengan obesitas di bagian perut dan kerusakan arteri,
kolesterol buruk ini bisa menyebabkan berbagai macam penyakit seperti
penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau stroke.
Itulah
beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan oleh kelebihan lemak di perut.
beberapa faktor seperti gen bisa menyebabkan seseorang berisiko memiliki
penumpukan lemak di perut. Namun hal ini masih bisa dicegah dengan
melakukan olahraga dan membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap
hari. (merdeka/8/4/13)
Saat ini kebanyakan orang pasti telah mewaspadai risiko kesehatan
obesitas dan kelebihan berat badan. Namun tak banyak yang mengetahui
bahwa kelebihan lemak di perut juga memiliki risiko kesehatan
tersendiri. Bahkan jika seseorang memiliki berat badan ideal, namun
kelebihan lemak di bagian perutnya, bisa menyebabkan beberapa masalah
kesehatan.
Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi jika seseorang memiliki perut yang terlalu buncit, seperti dilansir oleh Daily Health Post.
1. Penurunan fungsi paru-paru
Tahun, tim peneliti dari Finlandia menemukan bahwa perut yang terlalu besar berkaitan dengan penurunan volume dan fungsi paru-paru. Dibandingkan dengan pria yang tak berperut buncit, pria yang memiliki kelebihan lemak di perut diketahui memiliki nilai buruk saat tes pernapasan. Jika ini dibiarkan, penurunan fungsi paru-paru bisa menyebabkan sempitnya jalan napas dan menimbulkan penyakit paru kronis atau asma.
2. Kerusakan pembuluh arteri
Sebuah penelitian di tahun 2012 menemukan adanya kaitan antara kelebihan di bagian perut dengan kekakuan arteri. Peneliti mengamati dua orang dengan obesitas bagian perut dan obesitas secara umum. Mereka menemukan bahwa setiap peningkatan 0,1 rasio lemak di pinggang meningkatkan risiko kerusakan arteri. Jika dibiarkan ini bisa menyebabkan berbagai penyakit jantung dan stroke.
3. Merusak sistem metabolisme
Penumpukan lemak di perut akan membuat tubuh memproduksi hormon yang menghambat sistem metabolisme. Hal ini bisa mengubah reseptor insulin dalam tubuh, sehingga tubuh mulai kesulitan mengatur tingkat gula darah. Tentu saja hal ini pada akhirnya akan menyebabkan diabetes pada seseorang.
4. Penyakit demensia dan Alzheimer
Penelitian tahun 2010 menemukan bahwa jumlah lemak di perut berkaitan dengan penurunan volume otak. Penurunan volume otak pada akhirnya akan menyebabkan penyakit otak seperti demensia atau Alzheimer.
5. Kolesterol tinggi
Lemak bagian perut bisa berubah menjadi asam lemak pada tubuh yang bisa menyebabkan munculnya LDL atau kolesterol buruk dan triglycerides. Asam lemak bebas juga menyebabkan menurunnya tingkat kolesterol baik dalam tubuh. bersamaan dengan obesitas di bagian perut dan kerusakan arteri, kolesterol buruk ini bisa menyebabkan berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau stroke.
Itulah beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan oleh kelebihan lemak di perut. beberapa faktor seperti gen bisa menyebabkan seseorang berisiko memiliki penumpukan lemak di perut. Namun hal ini masih bisa dicegah dengan melakukan olahraga dan membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari. (merdeka/8/4/13)
Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi jika seseorang memiliki perut yang terlalu buncit, seperti dilansir oleh Daily Health Post.
1. Penurunan fungsi paru-paru
Tahun, tim peneliti dari Finlandia menemukan bahwa perut yang terlalu besar berkaitan dengan penurunan volume dan fungsi paru-paru. Dibandingkan dengan pria yang tak berperut buncit, pria yang memiliki kelebihan lemak di perut diketahui memiliki nilai buruk saat tes pernapasan. Jika ini dibiarkan, penurunan fungsi paru-paru bisa menyebabkan sempitnya jalan napas dan menimbulkan penyakit paru kronis atau asma.
2. Kerusakan pembuluh arteri
Sebuah penelitian di tahun 2012 menemukan adanya kaitan antara kelebihan di bagian perut dengan kekakuan arteri. Peneliti mengamati dua orang dengan obesitas bagian perut dan obesitas secara umum. Mereka menemukan bahwa setiap peningkatan 0,1 rasio lemak di pinggang meningkatkan risiko kerusakan arteri. Jika dibiarkan ini bisa menyebabkan berbagai penyakit jantung dan stroke.
3. Merusak sistem metabolisme
Penumpukan lemak di perut akan membuat tubuh memproduksi hormon yang menghambat sistem metabolisme. Hal ini bisa mengubah reseptor insulin dalam tubuh, sehingga tubuh mulai kesulitan mengatur tingkat gula darah. Tentu saja hal ini pada akhirnya akan menyebabkan diabetes pada seseorang.
4. Penyakit demensia dan Alzheimer
Penelitian tahun 2010 menemukan bahwa jumlah lemak di perut berkaitan dengan penurunan volume otak. Penurunan volume otak pada akhirnya akan menyebabkan penyakit otak seperti demensia atau Alzheimer.
5. Kolesterol tinggi
Lemak bagian perut bisa berubah menjadi asam lemak pada tubuh yang bisa menyebabkan munculnya LDL atau kolesterol buruk dan triglycerides. Asam lemak bebas juga menyebabkan menurunnya tingkat kolesterol baik dalam tubuh. bersamaan dengan obesitas di bagian perut dan kerusakan arteri, kolesterol buruk ini bisa menyebabkan berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau stroke.
Itulah beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan oleh kelebihan lemak di perut. beberapa faktor seperti gen bisa menyebabkan seseorang berisiko memiliki penumpukan lemak di perut. Namun hal ini masih bisa dicegah dengan melakukan olahraga dan membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari. (merdeka/8/4/13)
Anda sedang membaca artikel tentang 5 Bahaya miliki perut buncit, Anda boleh menyebar luaskan atau mengcopy - paste artikel di atas jika memang sangat bermanfaat bagi anda.. Dengan syarat anda harus meletakkan link di bawah ini sebagai sumbernya..